Logo
WASender

Pesan massal WhatsApp untuk e-commerce dan properti

· 5 menit baca

Panduan ini menjelaskan cara mengirim pesan WhatsApp secara massal dengan daftar yang rapi, kontrol tugas, dan data tindak lanjut.

Tim e-commerce dan properti memakai WhatsApp untuk melanjutkan percakapan, membagikan pembaruan, dan mengatur tindak lanjut. Saat daftar, akun, dan tugas bertambah, pengiriman manual menjadi sulit ditinjau.

WASender membantu menata persiapan kontak, tugas pengiriman terkontrol, konten multimedia, dan Status terjadwal dalam satu alur.

Artikel ini menghadirkan tutorial WASender langkah demi langkah, yang berfokus pada bagaimana dua industri utama — E-commerce Lintas Batas dan Properti (Real Estate) — dapat memanfaatkan WASender untuk mencapai akuisisi pelanggan dengan konversi tinggi dan mendorong efisiensi penjualan.


Skenario 1: E-commerce—Membuat Tugas Pengiriman Massal yang Dapat Dilacak

Penjual e-commerce lintas batas sering menghadapi tantangan seperti tingkat keterbacaan pesan internal platform yang rendah dan biaya iklan yang meroket. Dengan WASender, penjual dapat mengirimkan peluncuran produk baru, promosi liburan, dan pembaruan lainnya secara langsung ke kotak obrolan WhatsApp pelanggan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk eksekusi:

Langkah 1: Buat Tugas Siaran Massal dan Impor Nomor Telepon Pelanggan

Pertama, buka klien WASender dan masuk ke ruang Bulk Sender.

  1. Klik "Create Broadcast" (Buat Siaran) dan beri nama tugas pengiriman ini (misalnya: Promo Musim Panas 2026).
  2. Di bagian impor kontak, klik "Import" (Impor) untuk mengunggah daftar pelanggan Anda dalam format CSV atau Excel, pastikan daftar tersebut berisi kode negara dan nomor ponsel.
  3. Sistem akan secara otomatis menjalankan validasi format pada nomor yang diimpor untuk memastikan presisi.

!TIP Pastikan semua nomor telepon yang diimpor menyertakan kode negara yang benar (misalnya, +1 untuk AS, +62 untuk Indonesia, +60 untuk Malaysia) untuk mencegah kegagalan pengiriman.

Gambar 1: Ilustrasi antarmuka untuk mengimpor daftar pelanggan di WASender

Langkah 2: Edit Tugas Pengiriman dan Tambahkan Gambar, Video, atau Pesan Suara

Salinan pesan siaran yang menarik lebih dari sekadar teks biasa; menyertakan elemen multimedia dapat meningkatkan tingkat konversi Anda hingga lebih dari 3 kali lipat.

  1. Tulis Pesan: Di editor konten, buat pesan Anda yang mengatasi masalah pelanggan dan menyoroti promosi. Gunakan fitur variabel WASender (seperti {{Name}}) untuk menyisipkan nama pelanggan secara dinamis demi memberikan pengalaman yang personal.
  2. Lampirkan Media: WASender mendukung berbagai format media. Anda dapat menarik dan melepaskan gambar produk berkualitas tinggi, video demo, atau bahkan Pesan Suara (Voice Note) yang hangat untuk membangun kepercayaan.
  3. Tambahkan Tombol Interaktif (Buttons): Buat tombol Call-to-Action (CTA) seperti "Beli Sekarang" atau "Hubungi Kami" agar pelanggan dapat langsung menuju ke toko Anda hanya dengan satu ketukan.

Gambar 2: Antarmuka untuk mengedit teks siaran dan melampirkan gambar, video, dan tombol

Langkah 3: Atur Interval, Jeda, dan Waktu Mulai

Untuk menjaga akun WhatsApp Anda tetap aman dan menghindari ditandai sebagai spam oleh platform, WASender menawarkan parameter pengiriman yang sangat dapat disesuaikan.

  1. Atur Jeda Pesan (Delay Settings): Kami menyarankan untuk menyetel jeda acak di antara pesan (misalnya, 15-30 detik) untuk menjaga ritme yang terencana dan dapat ditinjau.
  2. Aktifkan Jeda Otomatis (Auto Pause): Misalnya, setel "Jeda selama 5 menit setelah setiap 50 pesan" untuk memberikan waktu jeda pada akun Anda.
  3. Pengiriman Terjadwal (Scheduled Sending): Jadwalkan tugas pengiriman Anda untuk diluncurkan selama jam sibuk di zona waktu target audiens Anda (misalnya, pukul 09.30 atau 20.00 waktu setempat) untuk memaksimalkan visibilitas.

Skenario 2: Properti—Mengotomatiskan Pembaruan Status untuk Membangun Kepercayaan dan Mendorong Pertanyaan Masuk

Di sektor properti, siklus keputusan pelanggan biasanya lebih lama. Mengirim pesan siaran langsung yang sering dapat dengan mudah menyebabkan kontak Anda diblokir. Memanfaatkan Status WhatsApp (Stories) untuk "pendekatan halus" (subtle nurturing) adalah alternatif terbaik.

Dengan menggunakan WASender untuk menjadwalkan Status WhatsApp, agen dapat menjaga rencana publikasi yang konsisten dan membiarkan calon pembeli menjelajahi properti tanpa merasa terganggu.

Berikut adalah langkah-langkah untuk eksekusi:

Langkah 1: Buat Tugas Status Terjadwal

  1. Di dasbor WASender, navigasikan ke tab "Status Scheduler" (Penjadwal Status).
  2. Klik "Create Status Task" (Buat Tugas Status) dan pilih akun WhatsApp yang ingin Anda gunakan untuk memublikasikan status.
  3. Konfigurasikan jadwal penerbitan Anda. Misalnya, Anda dapat merencanakan pembaruan status untuk satu minggu penuh, menjadwalkan 2-3 postingan per hari.

Gambar 3: Dasbor untuk menjadwalkan dan mengelola pembaruan Status WhatsApp di dalam WASender

Langkah 2: Publikasikan Detail Properti dan Gambar Berkualitas Tinggi

Karena pembaruan Status digerakkan secara visual, detail listingan properti Anda harus menarik dan langsung pada intinya.

  1. Pilih Media Listingan Premium: Unggah foto definisi tinggi yang menunjukkan ruang tamu, pemandangan balkon, dan denah lantai, atau unggah video tur singkat properti berdurasi 30 detik.
  2. Tulis Teks yang Ringkas: Tulis teks keterangan yang singkat dan menarik di kotak status yang menyoroti keunggulan utama (misalnya: "Imóvel ideal em área escolar! Ao lado do metrô, entrada baixa!").
  3. Insertar enlaces: Tambahkan tautan langsung ke halaman detail properti atau tautan obrolan langsung WhatsApp Anda, mendorong prospek yang berminat untuk mengklik dan mengobrol dengan Anda secara instan.

Langkah 3: Pertahankan Rencana Status yang Konsisten dan Aktifkan Penjelajahan Mandiri untuk Klien

  1. Pertahankan Rencana Status yang Konsisten: Tugas Status terjadwal membantu tim menerbitkan konten pada waktu yang dipilih dan meninjaunya dari antrean yang jelas, tanpa menjanjikan hasil akun tertentu.
  2. Aktifkan Tampilan 'Mandiri': Daripada menawarkan properti secara agresif melalui pesan pribadi, prospek yang tertarik dapat melihat status Anda dan membalasnya untuk bertanya. Pendekatan non-intrusif ini menjaga hubungan tetap baik sekaligus menyaring prospek dengan minat tinggi secara otomatis.

Susun alur pesan WhatsApp yang lebih jelas

Untuk e-commerce maupun properti, WASender menyatukan persiapan kontak, tugas pesan massal, dan Status terjadwal dalam satu alur yang jelas.

Unduh WASender untuk menyiapkan kontak, membuat tugas yang dapat ditinjau, dan menjadwalkan Status dari satu ruang kerja.